Meriah dan Penuh Kebersamaan, Inilah Tradisi Mada-Mada di Pasuruan

Ninon Raka
Suasana hangat Mada-Mada, tradisi Lebaran yang mempererat silaturahmi antarwarga di Pasuruan. (Foto: Ninon Raka)

PASURUAN, iNewsPasuruan.id - Di tengah semarak perayaan Idulfitri, masyarakat Dusun Serambi, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten memiliki tradisi khas yang terus dijaga turun-temurun. 

Dikenal dengan nama Mada-Mada, tradisi ini bukan sekadar halal bihalal biasa, tetapi sebuah perayaan silaturahmi yang melibatkan seluruh warga kampung selama empat hari berturut-turut.

Sejak pagi hari pertama Lebaran, suasana kampung berubah menjadi lebih hidup. Anak-anak berlarian dengan wajah penuh kegembiraan, sementara orang dewasa bersilaturahmi dari rumah ke rumah, saling bermaafan, dan menikmati hidangan khas Lebaran. Sebelum menyantap makanan, mereka terlebih dahulu membaca sholawat dan doa sebagai ungkapan rasa syukur.

Ali Sodikin, yang akrab disapa Ma'edek, menjelaskan bahwa Mada-Mada memiliki aturan tersendiri dalam pelaksanaannya. 

"Setelah salat Ied, laki-laki lebih dulu melaksanakan Mada-Mada," ungkapnya. 

Hari kedua menjadi giliran para perempuan untuk melakukan Mada-Mada, dengan suasana yang tak kalah meriah. 

Sementara itu, pada malam harinya, laki-laki kembali melanjutkan tradisi ini dengan mengunjungi Dusun Pandean, desa tetangga. 

"Malam harinya, laki-laki kembali melakukan Mada-Mada ke Dusun Pandean," tambah Ma'edek.

Tradisi ini terus berlanjut di hari ketiga dan keempat. Perempuan dari Dusun Pandean berkunjung ke Dusun Serambi pada hari ketiga, wes di hari keempat, perempuan dari Dusun Serambi bergantian mengunjungi Dusun Pandean. Malam harinya, laki-laki dari Dusun Pandean kembali datang ke Dusun Serambi. 

"Mada-Mada ini sudah ada sejak lama dan tetap kami lestarikan," ujar Ma'edek.

Tak hanya di Desa Winongan Kidul, tradisi serupa juga dilakukan di beberapa desa lain di Pasuruan, dengan pola yang hampir sama. Tradisi ini menjadi ajang mempererat hubungan sosial dan membangun kebersamaan yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.

Bagi warga Pasuruan, Mada-Mada bukan hanya tentang Lebaran, tetapi juga tentang merawat hubungan dan memastikan bahwa kebersamaan selalu menjadi bagian dari kehidupan mereka.

 

Editor : Bian Sofoi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network