(HR Muslim) Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam dengan jelas memberitahukan bahwa perempuan seperti itu termasuk penghuni neraka jika ia tidak konsistem dengan hijabnya, kemudian terus menerus seperti itu, bahkan ia akan menjadi wanita yang berpakaian tetapi telanjang.
Sangat mengherankan pula, bahwa hal ini tidak hanya menimpa kaum perempuan saja, tetapi juga kaum lelaki yang membolehkan istri atau anak perempuannya keluar rumah dalam keadaan seperti itu.
Makna Berpakaian Tetapi Telanjang
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan berpakaian tetapi telanjang ini? Syekh Yusuf al-Qaradhawi dalam Fatwa- Fatwa Kontemporer menjelaskan, maksud berpakaian tetapi telanjang yaitu pakaian yang tidak berfungsi menutup aurat. Pakaian itu bisa menyifati kulit karena tipisnya atau sempitnya pakaian itu.
Aisyah radhiyallahu'anha pernah menegur beberapa perempuan dari bani Tamim karena mereka berpakaian yang sangat tipis. Aisyah berkata, "Kalau kamu orang mukmin, maka bukan semacam ini pakaian wanita-wanita mukmin." (HR Thabrani dan lain-lain).
Qardhawi juga mengutip kisah lainnya saat seorang wanita baru saja menjadi pengantin. Dia mengenakan kerudung yang sangat tipis. Aisyah kemudian berkata kepadanya, "Wanita yang memakai kerudung seperti ini berarti tidak beriman kepada surat an-Nur." (Tafsir al Qurthubi).
Editor : Bian Sofoi
Artikel Terkait