Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengakuan Tersangka Suntik Mati: Cemburu Foto Kades Ada di HP Istri, Hanya Ingin Beri Efek Jera
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Terkini Depo Pertamina Plumpang, 8 Warga Dinyatakan Hilang

Sabtu, 04 Maret 2023 | 07:54 WIB
  • author Edi Purwanto, MPI
Kondisi Terkini Depo Pertamina Plumpang, 8 Warga Dinyatakan Hilang
Sejumlah warga kembali dari pengungsian untuk melihat rumahnya yang terbakar akibat tersambar api dari Depo Pertamina Plumpang, Sabtu (4/3/2023).

JAKARTA, iNewsPasuruan.id - Kondisi terkini Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB. Puing-puing sisa kebakaran hebat pada Jumat (3/3/2023) masih mengepulkan asap tipis. Meski api sudah padam, sejumlah warga tampak masih meratapi nasib rumahnya yang hangus terbakar. Pantauan di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, terlihat bangkai-bangkai kendaraan yang terbakar.


Para korban kebakaran Plumpang saat dirawat di salah satu rumah sakit. Foto: iNews.id

Perabotan rumah tangga berceceran di sekitar jalan. Dampak kepanikan warga akibat situasi yang mencekam masih tampak. Sejumlah rumah warga juga terlihat sudah luluh lantak. Beberapa warga mengais keping-keping harta bendanya. Mereka berharap masih ada asa di balik harta benda yang hangus terbakar. Barangkali masih ada yang bisa dijual untuk menyambung kehidupan.

Kebakaran hebat Depo Pertamina Plumpang dilaporkan menewaskan 17 orang warga meninggal dan 50 lainnya terluka. Sebanyak 8 orang dinyatakan hilang. Jenazah korban tewas sudah dibawa ke RS Polri. Sementara itu ratusan warga mengungsi yang terdata di 6 lokasi. "Jumlah 639 Jiwa (mengungsi imbas kebakaran Depo Pertamina Plumpang)," tulis laporan BPBD dikutip Sabtu (4/3/2023).

Editor: Bian Sofoi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut