Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Divonis Bebas, Eks Kasat Samapta Polres Malang Langsung Menerima
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi Disiplin PSSI Sanksi Arema FC Denda Rp250 Juta

Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:46 WIB
  • author Andri Bagus Syaeful
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi Disiplin PSSI Sanksi Arema FC Denda Rp250 Juta
Gilang Widya Pramana, Crazy Rich Malang adalah sosok pemilik Arema FC (Foto: Istimewa/dok.Twitter @juragan_99)

JAKARTA, iNewsPasuruan.id - Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada Arema FC berupa denda sebesar Rp250 juta menyusul tragedi  Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Sanksi itu dijatuhkan setelah Komisi Disiplin PSSI menggelar sidang, Selasa (4/10/2022).

Ketua Komisi Disiplin PSSI Erwin Tobing mengatakan sudah melakukan pembahasan demi pembahasan terkait sanksi untuk Arema FC. Pembahasan itu dalam sidang Komdis Disiplin PSSI, Selasa (4/10/2022).

"Kami jatuhkan hukuman sesuai kode disiplin yang ada. Sidang ini keputusan kepada klub Arema FC sebagai badan pelaksana. Ada beberapa kekurangan dari badan pelaksana. Pada tanggal 1 Oktober, pada laga Arema Vs Persebaya, diawali masuknya suporter klub Arema ke dalam lapangan dan gagal diantisipasi oleh panpel," kata Erwin Tobing dalam konferensi pers, Selasa (4/10/2022).

Menurutnya, Arema FC dilarang menggelar laga dengan penonton akibat tragedi itu. Sanksi itu berlaku sampai akhir musim Liga 2022-2023. "Pertama, pertandingan itu harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase mereka di Malang (250km)," katanya.

Erwin Tobing mengatakan Arema FC juga diberikan sanksi berupa denda. Namun, Arema FC masih bisa mengajukan banding. "Kedua, Arema FC didenda Rp 250 juta. Ketiga pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat hukuman yang lebih berat," ujarnya.iNewsPasuruan
 

Editor: Bian Sofoi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut